Izin menambahkan Jika diperlukan, mungkin kita juga perlu yang namanya:
- Penegasan terkait bahaya Brainrot, apapun bentuknya (AI slop hingga Dark Jokes), karena bagaimanapun Brainrot-lah yang telah merusak Algoritma platform sekarang ini (apalagi buat yang belum bisa move on dari platform kesukaannya)
- Menghindari terlalu lama menghabiskan waktu (sampai Doomscrolling) di media sosial yang kita gunakan sekarang,. Karena sekarang seberapapun keras kita berusaha, konten buruk yang dihindari akan tetap balik lagi
- Pelarangan Tiktok (atau bahkan media sosial apapun) terhadap anak di bawah umur secara Absolut. Karena bila dibiarkan, maka anak-anak dapat mudah terekspos konten dan media yang tidak pantas (apalagi brainrot seperti poin 1)
- Pemanfaatan Browser alternatif seperti Opera, Brave, atau Kagi sebagai alternatif Chrome (untuk menghindari pelacakan data oleh korporat, atau mengakses situs tertentu secara aman; bukan yang aneh-aneh), terutama yang memiliki VPN bawaan.
- Membiasakan membuat postingan yang berkonotasi positif serta uplifting (daripada dark jokes melulu & sumpah serapah tanpa kritik yang jelas). Umumnya Brainrot juga bekerja dengan menciptakan lingkungan digital yang toxic, bahkan untuk yang sifatnya sekedar toxic cuma untuk bercanda aja (itung-itungan meme Mulyono, Raja Jawa, dll.; bukan berarti semua meme itu brainrot, apalagi meme zaman Vine 2010an).
- Mungkin kita juga bisa kembali ke zaman internet khas 2000-an dengan platform nostalgic seperti Spacehey dan sejenisnya, dimana penggunaan media sosial murni untuk berkomunikasi antar sesama pengguna atau teman dekat (bukan sekedar menyumpahi lawan doang pake Brainrot gaje dan unsur porno terselubung)
- Terakhir, membiasakan diri untuk mengkritik dengan benar (menyertakan sumber serta alasan yang logis dan masuk akal). Jangan takut dikira hanya "Yapping" yang nggak berguna; setiap suara mampu menggerakkan perubahan!
Ya walaupun saya sendiri terlalu sering menggunakan istilah Brainrot dalam mengkritik kondisi Indonesia sekarang, namun saya sangat yakin bahwa Brainrot yang ada sangat berkaitan erat dengan betapa kacaunya masyarakat Indonesia sekarang (tidak peduli itu oknum pejabat, kepolisian, agamawan, hingga masyarakat itu sendiri); bisa dikatakan bahwa Brainrot itu sendiri sudah bekerja layaknya lingkaran setan dunia dalam hubungan sosial manusia zaman sekarang.